Javascript must be enabled in your browser to use this page.
Please enable Javascript under your Tools menu in your browser.
Once javascript is enabled Click here to go back to halalsehat.com
Advertisement

Login



lupa password? Belum Daftar? Daftar Baru!

Informasi

Selamat datang di situs halalsehat.com, situs ini ingin mendorong peneliti, produsen, distributor, konsumen, dan pemilik kebijakan untuk berkontribusi dalam mengembangnkan, memproduksi, mendistribusikan, dan menggunakan produk halal dan sehat. Kami siap melakukan sharing dan kerjasama dengan pihak-pihak terkait.

Komentar Terbaru

SEKS BEBAS, HIV/AIDS , NARKOBA DAN GENERASI BANGSA...
sex bebas
:cry jgn smpe deh sya terjerumus k dlm prgaulan bebas sangat merugikan dri sendiri
21/06/10 03:56 Baca...
By nurlaila

DAMPAK PERILAKU SEKS BEBAS BAGI KESEHATAN REMAJA *
mau tanya
pacaran itu sebnernya boleh ap gak? :( :zzz :?
18/06/10 04:38 Baca...
By lophie

PENDIDIKAN KESEHATAN REPRODUKSI REMAJA: BAGAIMANA ...
Ust Syarif gmn kabarnya? Kpn ke malang? Afwan no rekening ant berapa? ana msh punya tanggungan ke an...
15/06/10 03:59 Baca...
By Arifin

DAMPAK PERILAKU SEKS BEBAS BAGI KESEHATAN REMAJA *
memang pergaulan membawa dampak lebih besar dalam kehidupan remaja, oleh sebab itu peran ORTU juga s...
14/06/10 03:24 Baca...
By yohan wibisono

10 KIAT HIDUP SEHAT TANPA OBAT
nice info 'n tips, thx for sharing....: )
14/06/10 03:14 Baca...
By yohan wibisono

Parfum, Bukan Sekedar Alkohol
tanya
adakah daftar nama dan merk parfum yang aman/ halal/ tidak najis yang terbebas dari faktor2 yang men...
03/06/10 06:19 Baca...
By maulana

Menganalisa DNA Babi dalam Makanan Buat halaman ini dlm format PDF Cetak halaman ini Kirim halaman ini ke teman via E-mail
Dipublikasikan oleh syarif   
Sunday, 18 November 2007
by aries kurniawan
Tak diduga, Thailand yang berpenduduk hampir 90 persen beragama Budha memiliki pusat pengkajian makanan halal yang diklaim majalah Malaysia adalah satu-satunya di dunia. Bagaimana pusat pengkajian tersebut? Berikut tulisan wartawan Buletin Jumat Aries Kurniawan yang berkunjung di sana
Rencana untuk mengunjungi pusat pengkajian makanan halal di Bangkok - Thailand tidak terdapat sejak berangkat dari Batam - Indonesia. Kami berlima yang memang aktif di Yayasan Lembaga Konsumen Muslim Batam (YLKMB) hanya bersilaturahim dengan kerabat dan kawan yang ada di Thailand Selatan yang kondisinya tidak menguntungkan saat ini. Yakni terkena Daerah Operasi Militer (DOM) seperti halnya di Aceh.
Namun, dari acara silaturahim ini kami berjumpa dengan Phaisal Dahlan di Provinsi Yala Thailand Selatan. Phaisal Dahlan adalah cucu KH Ahmad Dahlan, tokoh pendiri pergerakan Muhammadiyah di Indonesia. Phaisal merekomendasikan kepada kami untuk berjumpa dengan abangya, Winai Dahlan - Direktur The Halal Science Center, Chulalongkorn University Bangkok. Perjanjian lewat telepon pun dibuat. Bahkan, kami pun dibantu membuat janji bertemu oleh Dekan Universitas Islam Yala Ustadz Soleh saat berjumpa di Bangkok.
Pertemuan pun akhirnya terjadi pada Selasa (2/10/07) siang jam 12.00. Kami pun disambut hangat oleh Winai Dahlan secara langsung. Maksud kedatangan pun disampaikan, Winai yang juga Dekan Fakultas Kesehatan ini pun menyambut baik kedatangan kami dan membawa secara langsung untuk meninjau pusat kajian halal yang dipimpinnya.
Sebelum masuk di ruangan Winai kami pun telah melewati gedung pusat pengkajian ini ini. Namun, gedung yang tidak sebeberapa besar yakni sekira 20×30 meter ini menyimpan peralatan yang modern dan cangih untuk mengidentifikasi status makanan apakah halal atau tidak.
Winai yang didampingi para staf pun menjelaskan secara singkat latar belakang berdirinya pusat kajian halal ini.”Saya berpikir apa yang bisa saya buat untuk dunia Islam dengan ilmu yang dianugrahkan kepada saya,” ujar putra Irfan Dahlan ini.
Tak disangka dengan berpikiran sederhana ini, pusat kajian yang berdiri sejak 1995 ini menjadi pusat kajian pertama di dunia.
Pusat kajian halal ini menyediakan servis untuk menganalisa tentang halal dan najis dengan menggunakan instrumen ilmiah. Beberapa alat-alat dengan teknologi canggih pun tersedia di sini untuk mendukung proses analisis.
Untuk menguji apakah makanan mengandung alkohol maka digunakan alat Gas-Liquid Chromatography (GLC). ”Alat ini mampu menganalisa kandungan kimia yang kompleks dalam makanan selain kandungan alkohol,” ujar salah satu staf The Halal Science Center, Chulalongkorn University Bangkok.
Selanjutnya juga terdapat alat Gas Chrmatography Coupled with Mass Spectometry (GC-MS) yang mampu mengetahui kandungan organik yang terdapat dalam makanan. Selain itu, alat ini mampu mengidentifikasi kandungan lemak yang ada dalam makanan.
Masing-masing alat yang diperlihatkan kepada kami berukuran kecil. Namun ternyata alat yang kesemuanya menggunakan teknologi komputer ini memiliki kemampuan yang lebih untuk menganalisa kandungan yang terdapat dalam makanan.
Alat yang serupa juga dapat menganalisa molekul organik dalam makanan yang tidak dapat dianalisa oleh GC analisis. Satu lagi, alat ini dinamakan Liquid Chromatography yang mampu menganalisa kandungan peptin, sakarin atau pemanis buatan yang terdapat dalam makanan.
Bukan hanya kandungan yang ada dalam makanan. Untuk menganalisa kandungan merkuri yang terdapat dalam kosmetik atau sabun pun tersedia di sini. Namanya, Inductively Coupled Plasma Spetrometry.
Nah ini, salah satu alat yang termahal ada di ruangan yang berukuran 2×2 meter. Harganya mencapai 500.000 dolar US (lima ratus ribu dolar AS) atau sekitar Rp5.000.000.000 (lima miliar rupiah). Alat yang dinamakan Real Time Polymerase Chain Reaction ini mampu menganalisa DNA binatang dalam produk makanan apa itu berasal dari babi, sapi maupun bebek.
Fourier Transform Infrared Spectroscopy (FTIR) merupakan alat yang cocok untuk menganalisa produk terutama yang mengandung minyak seperti minyak babi . Alat yang menggunakan teknik infra merah ini merupakan cara yang murah dan cepat untuk mengidentifikasi material organic.
Dengan berbagai alat dan kesungguhan untuk melaksanakan kajian tentang halal maka The Halal Science Center, Chulalongkorn University Bangkok telah mengkaji lebih dari sepuluh ribu produk yang direkomendasikan untuk dimintakan fatwa Majelis Ulama setempat. Selain itu, kerja sama dengan lembaga sejenis dan perusahaan telah dilakukan untuk memajukan pangsa pasar makanan halal di dunia. (***)


http://ariesaja.wordpress.com/2007/09/27/ruu-produk-halal-dan-perubahan-masyarakat/

Favorit (89) | Kutip artikel | Hits: 1653

Komentar (2)
RSS comments
1. Ditulis oleh Alamat e-mail ini telah diblok oleh spam bots, Anda membutuhkan Javascript untuk melihatnya pd 09-02-2010 04:38 - Guest
 
 
produk haram dan syubhat di sekitar kita
tolong saya diberi info makanan ringan apa saja yang mengandung bahan kimia berbahaya termasuk aspartam
 
2. Ditulis oleh Alamat e-mail ini telah diblok oleh spam bots, Anda membutuhkan Javascript untuk melihatnya pd 13-02-2010 06:43 - Guest
 
 
gliserin
Mohon info tentang gliserin dan produk- produk kosemtika yang mengandung gliserin. trimakasih :)
 

Beri Komentar
  • Silakan untuk mengisi komentar yang tidak keluar dari topik artikel.
  • Semua komentar yang tidak berhubungan akan segera dihapus.
  • Termasuk semua link yang digunakan untuk kepentingan spam marketing dsb.
Nama:
E-mail
Homepage
Judul:
BBCode:Web AddressEmail AddressBold TextItalic TextUnderlined TextQuoteCodeOpen ListList ItemClose List
Komentar:



Kode:* Code
I wish being prevented by email of the comments which will follow

 
< Sebelumnya   Selanjutnya >

admin

Haris
Sucipto

Poling

Apakah produk yang beredar sudah halal & sehat
 

ShoutBox

This is not a Login form

Name:

Message:

Statistik Pengunjung

Hari Ini132
Kemarin165
Minggu Ini984
Bulan Ini2240
Semua Mulai Januari238501

Online

Saat ini ada 13 pengunjung yang online

Sindikasi