|
Dipublikasikan oleh syarif
|
|
Friday, 04 January 2008 |
|
Oleh: dr. Nurul Muzayyanah Alloh tidak melarang hamba-Nya memperbanyak harta di dunia ini. Namun sebagai seorang muslim harus ingat bahwa segala fasilitas yang kita nikmati di dunia ini sebenarnya sebagai bekal mengarungi kehidupan panjang di akherat dan sarana mencari keridhoan Alloh semata. Sebagaimana Rosul bersabda: “beramalah kamu untuk akheratmu seolah-olah kamu mati besok, bekerjalah untuk duniamu seolah-olah kamu hidup selamanya”. Firman Allah “ Dan carilah apa-apa yang akan menjadi bekal akheratmu dan jangan melupakan kehidupan duniamu…..”. Islam tidak pernah membatasi jumlah maksimal harta yang boleh dimiliki, namun memberi batasan cara memperoleh dan memanfaatkan harta. Islam mengajarkan bahwa harta yang kita peroleh bukanlah semata-mata karena kerja keras, kepandaian, atau keuletan kita. Semua itu hanya merupakan kondisi (hal) yang dapat mendatangkan rizki. Harta yang kita peroleh adalah merupakan rizki yang Alloh berikan kepada kita semata. Dengan demikian dalam harta kita terdapat hak-hak Alloh yang harus dipenuhi oleh setiap kaum muslimin. Di sana ada zakat wajib, zakat mal, shodaqah dan lain-lainnya. Setiap harta yang kita keluarkan untuk jalan Alloh pada dasarnya bukan untuk mengurangi harta melainkan pensucian harta dari hak Alloh. Komentar (1) | Favorit (105) | Kutip artikel | Hits: 1846 |
|
Baca selengkapnya...
|
|
|
Dipublikasikan oleh syarif
|
|
Friday, 28 December 2007 |
|
Pembaca yang budiman sering kali masakan tertentu menggunakan alkohol seperti arak, ang ciu, wine, mirin dan sebagainya dalam produksinya. Salah satu contohnya adalah pada masakan Cina, Jepang, juga pada pembuatan kue tart. Bahkan pada masakan lokal seperti nasi goreng sering ditambahkan arak. Oleh karena itu diperlukan alternatif pengganti khamr atau minuman memabukkan tersebut dalam masakan. Pengganti ini tentu saja tidak sama persis seperti menggunakan khamr, namun hanya menimbulkan rasa atau aroma yang mirip. Beberapa alternatif penganti alkohol/ khamer sebagai berikut: Ang Ciu : Alternatifnya adalah campuran kecap asin dan perasan jeruk limau. Mirin : Alternatifnya adalah jus anggur yang dicampur dengan perasan air jeruk lemon. Red Wine : Alternatifnya adalah jus anggur, jus cranberry dan jus tomat. Bourbon : Alternatifnya adalah ekstrak vanilla, jus cranberry atau jus anggur. Brandy : Alternatifnya adalah sirup buah cerry atau selai cerry. Muscat : Alternatifnya adalah jus anggur yang ditambah dengan air dan gula putih. Vodka : Alternatifnya adalah sari buah apel atau jus anggur dicampur dengan perasan jeruk nipis. White brandy : Alternatifnya adalah anggur, sari buah apel, kaldu sayuran maupun air biasa. Apple Brandy : Alternatifnya adalah jus apel tanpa pemanis Sumber: http://www.halalguide.info Komentar (1) | Favorit (86) | Kutip artikel | Hits: 1339 |
|
Terakhir kali diperbaharui ( Saturday, 26 January 2008 )
|
|
|
Dipublikasikan oleh syarif
|
|
Saturday, 29 December 2007 |
|
Masyarakat kini sudah jarang mengkonsumsi susu dalam bentuk segar (fresh milk). Kebanyakan susu yang diminum adalah susu olahan, seperti susu pasteurisasi, susu bubuk atau susu kental manis. Dalam bentuk olahan tersebut susu sudah mengalami proses perjalanan yang cukup panjang. Proses pengolahan inilah yang memungkinkan masuknya unsur haram atau yang meragukan ke dalam produk tersebut. Komentar | Favorit (93) | Kutip artikel | Hits: 1054 |
|
Baca selengkapnya...
|
|
|
Dipublikasikan oleh syarif
|
|
Friday, 28 December 2007 |
|
Reaksi oksidasi pada minyak atau lemak menyebabkan perubahan struktur lemak dan menghasilkan bau tengik. Salah satu cara yang dilakukan untuk mencegah terjadinya reaksi ketengikan ini adalah dengan menggunakan bahan antioksidan. Bagaimana status kehalalan dan ke-thayyib-an (sehat) bahan tersebut? Komentar (1) | Favorit (95) | Kutip artikel | Hits: 2747 |
|
Baca selengkapnya...
|
| |
|
|
Dipublikasikan oleh syarif
|
|
Thursday, 27 December 2007 |
|
Oleh : dr Nurul Muzayyanah**
“Islam pasti akan mencapai wilayah yang diliputi siang dan malam (seluruh dunia). Allah tidak akan membiarkan rumah yang megah maupun yang sederhana, kecuali akan memasukkan agama ini ke dalamnya, dengan memuliakan orang yang mulia dan menghinakan orang yang hina. Mulia karena Allah memuliakannya dengan Islam; hina karena Allah menghinakannya akibat kekafirannya.” [HR. Ahmad dalam Musnad-nya, jld. IV/103].
Masih segar dalam ingatan kita, 01 Desember 2007 genap 20 tahun dunia menyoroti tentang bahaya HIV/ AIDS yang mengancam jiwa manusia. Ibarat sebuah penyakit kanker yang siap memberangus setiap nyawa yang ditemuinya. Setiap tahun kita terperangah dengan semakin meningkatnya orang dengan HIV/AIDS dan pecandu narkoba. HIV/AIDS dan narkoba bukan lagi menjadi endemik ganda yang mengancam kehidupan gemerlap, bebas dan para penjaja seks namun sudah mulai masuk dalam ranah kehidupan rumah tangga dan anak-anak.
Komentar (12) | Favorit (140) | Kutip artikel | Hits: 39538 |
|
Terakhir kali diperbaharui ( Monday, 21 January 2008 )
|
|
Baca selengkapnya...
|
| |
|
|
|
<< Mulai < Sebelumnya 1 2 3 4 5 6 Selanjutnya > Akhir >>
|
| Hasil 37 - 48 dari 63 |