Javascript must be enabled in your browser to use this page.
Please enable Javascript under your Tools menu in your browser.
Once javascript is enabled Click here to go back to halalsehat.com
Advertisement

Login



lupa password? Belum Daftar? Daftar Baru!

Informasi

Selamat datang di situs halalsehat.com, situs ini ingin mendorong peneliti, produsen, distributor, konsumen, dan pemilik kebijakan untuk berkontribusi dalam mengembangnkan, memproduksi, mendistribusikan, dan menggunakan produk halal dan sehat. Kami siap melakukan sharing dan kerjasama dengan pihak-pihak terkait.

Komentar Terbaru

DAMPAK PERILAKU SEKS BEBAS BAGI KESEHATAN REMAJA *
:grin ;) 8) :p :roll :eek :upset :zzz :sigh :? :cry :( :x
22/02/10 07:46 Baca...
By sylvia dita anggraini

DAMPAK PERILAKU SEKS BEBAS BAGI KESEHATAN REMAJA *
BAGAIMANA CARA MENGANTISIPASI HAL YANG S
GIMANA CARA.A BYAR QTA GGA KAYAK GTU LAGI.. COZZZ. KDANG PNGN TOLAK TPI GA BSA AL.A MANUSIA ITU GA...
14/02/10 13:19 Baca...
By ACUNG

Menganalisa DNA Babi dalam Makanan
gliserin
Mohon info tentang gliserin dan produk- produk kosemtika yang mengandung gliserin. trimakasih :)
13/02/10 06:43 Baca...
By winda

Menganalisa DNA Babi dalam Makanan
produk haram dan syubhat di sekitar kita
tolong saya diberi info makanan ringan apa saja yang mengandung bahan kimia berbahaya termasuk aspar...
09/02/10 04:38 Baca...
By mira ar

DAMPAK PERILAKU SEKS BEBAS BAGI KESEHATAN REMAJA *
bagaimana cara menanggapi persoalan yg demikian? :)
08/02/10 07:51 Baca...
By erna wati

DAMPAK PERILAKU SEKS BEBAS BAGI KESEHATAN REMAJA *
dosa atau tidak
dosa ga klo orang ngelakuin kaya gitu??????? alasannya!!! apa memeng di larang agama??? :sigh :...
04/02/10 12:12 Baca...
By tiez

Thai Airway Fully Operates Certified Halal Food Kitchen
Dipublikasikan oleh syarif   
Monday, 17 March 2008
Responding to growing demand from thousands of Muslim travelers every day, on February 1, 2008, Thai Airways International Public Company Limited signed an MoU with the Islamic Committee of Samut Prakarn Province to receive permission for usage of the Halal Logo by Central Islamic Committee of Thailand.

This means that Thai Airways International’s “Halal” kitchen is now fully certified to ensure conformity with the permissible dietary requirements under Islamic law. “Halal” food is the Islamic equivalent of the Jewish “kosher” food, and has to meet its regulatory standards at every step from purchasing to production and preparation.

Komentar | Favorit (100) | Kutip artikel | Hits: 1609

Terakhir kali diperbaharui ( Friday, 15 May 2009 )
Baca selengkapnya...
 
Seminar Nasional, Lomba poster, dan pameran pangan
Dipublikasikan oleh syarif   
Wednesday, 20 February 2008

Masih ingatkah kita pada kasus…

Bakso tikus yang dijual dengan nama bakso sapi...

Sejumlah Marsh mallow import yang beredar di Indonesia , mengandung gelatin yg ternyata dari babi      

Belum lagi ayam potong yg dijual di sejumlah pasar  tradisional Indonesia, ternyata ayam mati kemaren alias bangkai!!!

Dan masih banyak lagi kasus yang masih belum terungkap…

namun kasus tersebut sudah membuat  dunia bisnis pangan menjadi ”gonjang-ganjing” 

Konsumen harus lebih waspada dalam membeli bahan pangan...

pengusaha pangan harus tau tips dan trick untuk mengembalikan kepercayaan konsumen,

pihak pemerintah pun harus ikut andil dalam Penegakan Regulasi Pangan Halal di Era Perdagangan Bebas 

 

Seminar Nasional + + lomba poster dan pameran pangan 

“Halal Food for Global Market”

Widyaloka Convention Hall, Universitas Brawijaya Malang, 13 Maret  2008  Jam :08.00 WIB 

Pemateri :

Dirjen Pemasaran dan Pengolahan Hasil Pertanian, Departemen Pertanian Republik Indonesia 

Prof. Dr. H. Sugijanto, Apt, MS (Ketua LPPOM Jawa Timur)

Puspo Wardhoyo, (Pemilik Ayam Bakar Wong Solo)*

Komentar (4) | Favorit (122) | Kutip artikel | Hits: 1959

Terakhir kali diperbaharui ( Wednesday, 20 February 2008 )
Baca selengkapnya...
 
10 KIAT HIDUP SEHAT TANPA OBAT
Dipublikasikan oleh syarif   
Wednesday, 20 February 2008

Hidup yang multikompleks dewasa ini membuat kita bisa terlanda "penyakit" aneh yang sulit diatasi, baik oleh kekebalan tubuh sendiri maupun obat-obatan. Bagaimana kiatnya agar kita tetap sehat tanpa harus sering berobat.


Sudah bukan rahasia lagi bahwa tubuh kita mempunyai sistem kekebalan yang mampu melindungi badan dari serangan penyakit. Itu kalau sistemnya bekerja! Kadang-kadang suka ngadat.
Kalau sudah begitu, ya apa boleh buat! Kita terpaksa berobat. Namun, niscaya juga tidak ada salahnya, mencoba berbagai kiat hidup mencegah penyakit tanpa tergantung pada obat-obatan. Di mana-mana, yang dapat dipakai untuk itu: mencegah sebelum terjadi itu lebih baik daripada mengobati yang sudah telanjur marak. Berikut 10 tips

Komentar (4) | Favorit (123) | Kutip artikel | Hits: 6946

Terakhir kali diperbaharui ( Saturday, 08 August 2009 )
Baca selengkapnya...
 
Menimbang Ketahanan Pangan Bangsa Indonesia
Dipublikasikan oleh syarif   
Wednesday, 20 February 2008
Oleh: Sucipto*
Kondisi ketahanan pangan bangsa Indonesia di awal 2008 ini sungguh memprihatinkan. Indonesia yang kaya sumber daya alam, dengan tanah yang subur dan laut yang luas, mestinya menjadi negeri agraris dan maritim yang handal. Namun hingga saat ini masih menjadi negara pengimpor produk pertanian terbesar di dunia. Hal ini terlihat dari menurunnya tingkat produktivitas beberapa komoditas penting seperti kedelai, tebu, beras dan cepatnya konversi lahan pertanian untuk keperluan lain. Bila terus terjadi maka Indonesia benar-benar masuk dalam jebakan pangan (food trap), yang akan memperlemah ketahanan nasional. Kekawatiran ini ternyata sekarang terjadi sehingga harga dan pemenuhan kebutuhan pokok warga berbasis pertanian sudah di dikendalikan oleh negara lain.

Komentar | Favorit (108) | Kutip artikel | Hits: 1565

Terakhir kali diperbaharui ( Thursday, 27 March 2008 )
Baca selengkapnya...
 
NARKOBA, MUSUH ATAU DEWA PENOLONG ?
Dipublikasikan oleh syarif   
Wednesday, 30 January 2008

Oleh : dr. Nurul Muzayyanah*

 

Seakan tak percaya dengan apa yang terjadi pada anaknya. Sang ibunda yang biasanya sangat sibuk dengan kegiatan sosialnya mendapatkan anaknya dalam keadaan sakaw di kamarnya. Keadaan itu tidak sengaja diketahui ketika tiba-tiba ibu membatalkan agenda kegiatannya dan bermaksud kembali kerumah tanpa memberitahukan kepulangannya kepada anak-anaknya. Yang paling memilukan bagi sang ibu adalah ternyata kesibukannya dalam kegiatan pemberantasan anti narkoba kini mendapatkan anaknya sendiri telah menjadi budak benda haram tersebut.Ya Tuhan….

Itulah sekelumit cerita yang memberi kesan kepada kita ternyata narkoba tidak hanya menjadi momok sekelompok masyarakat pemuja dunia gemerlap, keluarga broken home, remaja yang terjebak dengan pergaulan bebas, para penjaja seks tapi juga menyentuh keluarga tradisional (lengkap ortunya), keluarga dengan status pendidikan yang cukup serta keluarga dengan religius yang tinggi.

Komentar (4) | Favorit (78) | Kutip artikel | Hits: 2295

Terakhir kali diperbaharui ( Wednesday, 06 February 2008 )
Baca selengkapnya...
 
Kesadaran Penggunaan Bahan Halal Kue Rendah
Dipublikasikan oleh syarif   
Sunday, 18 November 2007
ImageHalal, bukan hanya tidak mengandung babi. Banyak bahan-bahan yang haram untuk dikonsumsi, misalnya arak, minuman yang mengandung alkohol, binatang yang disembelih tanpa menyebut nama Allah. Namun, tidak semua muslim di Batam belum memiliki pengetahuan yang cukup untuk ini. Sehingga, kesadaran umat Islam untuk mengkonsumsi makanan atau minuman yang halal dan thoyib ini masih rendah.
Pemilik Audya Seow Cake & Bakery Shop, Belia Van Sarbinas mengatakan banyak masyarakat Batam yang masih menggunakan rum untuk pembuatan kue seperti black forest. Padahal, ia telah menyarankan kepada pelanggan untuk menggunakan bahan pengganti yang telah bersertifikat halal. ’’Namun mereka masih ngotot untuk menggunakan bahan yang menggunakan rum untuk bahan kuenya. Sehingga kue yang dibuat tersebut otomatis menjadi haram untuk dikonsumsi,’’ paparnya.
 

Komentar | Favorit (81) | Kutip artikel | Hits: 1139

Terakhir kali diperbaharui ( Saturday, 08 August 2009 )
Baca selengkapnya...
 
PRODUK HARAM DAN SYUBHATDI SEKITAR KITA, PEDULIKAH ? *
Dipublikasikan oleh syarif   
Wednesday, 16 January 2008

Oleh : Sucipto, STP.MP.**

Sesungguhnya Allah baik dan tidak mengabulkan (menerima) kecuali yang baik-baik. Allah menyuruh orang mukmin sebagaimana Dia menyuruh kepada Rasul, seperti firmanNya dalam QS Al-Mukminun: 52 “ Hai Rosul-rosul, makanlah dari makanan-makanan yang baik-baik dan kerjakan amalan yang shalih”. Allah juga berfirman dalam QS Al-Baqarah 172 “Hai orang-orang yang beriman makanlah di antara rizki yang baik-baik” Kemudian Rasulullah menyebut seorang yang melakukan perjalanan jauh, rambutnya kusut dan wajahnya kotor penuh debu menadahkan tangannya ke langit seraya berseru “Ya Robby, Ya Robby, sedangkan makanannya haram, minumannya haram, pakaiannya haram, dan dia diberi makan dari yang haram pula. Jika begitu, bagaimana Allah akan mengabulkan doanya? (HR Muslim)

 

Pendahuluan

 

Sebagai seorang muslim atau muslimah tentu menyadari akan tuntutan menggunakan produk halalan thoyibban. Namun kesadaran saja belumlah cukup untuk dapat menjalankan tuntutan tersebut. Masyarakat umumnya belum menyadari bahwa produk subhat atau bahkan haram mengepung di sekeliling tempat tinggalnnya. Bahkan tidak sedikit anggapan jika tidak ada alkohol dan babi yang tercampur maka produk dikatakan halal. Apalagi obat dan kosmetika, kebanyakan hanya berfikir bagaimana cepat sembuh atau tampil dengan cantik. Kenapa hal ini terjadi ? Diantaranya karena banyaknya produk pangan, obat-obatan, dan kosmetika yang beredar tidak jelas kehalalannya (tidak bersertifikat halal). Kalau kita pergi ke rumah makan atau restoran juga belum banyak yang bersertifikat halal, bahkan kalau tertulis halal 100% masih menimbulkan pertanyaan siapa yang menghalalkan tersebut ? Lembaga yang berwenang atau buat tulisan sendiri. Data menunjukkan produk bersertifikat halal hingga Juli 2006 baru mencapai 3.734 produk dari lebih dari 1 juta jenis, sedangkan pada Juli 2007 meningkat menjadi 16.040 produk pangan dari 874 Perusahaan yg disertifikasi halal, dan baru 5 perusahaan obat dan kosmetika yang yang mengajukan sertifikasi halal. Kondisi ini membuat seorang muslim atau muslimah yang ingin melaksanakan salah satu ajaran Islam tidak semudah yang diinginkannya. Kalau seperti itu sebenarnya apa problemnya ? Bagaimana solusinya? Apakah kita cukup peduli?

 

Mungkinkah produk berbahan baku nabati (tumbuhan) haram atau subhat?

 

Pertanyaan tersebut terasa aneh di telinga sebagian kalangan. Bahkan ada yang spontan menjawab, ”Jika bahan bakunya nabati ya halal dari mana haramnya”. Padalah makanan bebahan nabati seperti permen, jeli, snack, cokelat, permen lunak, marshmallow, dan aneka biskuit menjadi favorit bagi sebagian besar anak. Demikian juga berbagai minuman warna-warni dengan aneka rasa selalu menjadi prioiritas yang digemari. Makanan dan minuman tersebut dijajakan bebas di toko-toko dan warung-warung. Para produsenpun berlomba menawarkan aneka produk mereka dengan tampilan yang menarik dan warna-warni, serta menampilkan tokoh kegemaran anak-anak dalam kemasan dan memberikan iming-iming hadiah. Berbagai promosi juga ditampilkan di TV dengan gaya yang sangat disukai. Beberapa contoh produk pangan yang belum jelas kehalalan dan keamanannya, antara lain :

Komentar (1) | Favorit (114) | Kutip artikel | Hits: 10060

Terakhir kali diperbaharui ( Saturday, 08 August 2009 )
Baca selengkapnya...
 
<< Mulai < Sebelumnya 1 2 3 4 5 Selanjutnya > Akhir >>

Hasil 25 - 36 dari 60

admin

Haris
Sucipto

Poling

Apakah produk yang beredar sudah halal & sehat
 

ShoutBox

This is not a Login form

Name:

Message:

Statistik Pengunjung

Hari Ini261
Kemarin515
Minggu Ini1757
Bulan Ini5192
Semua Mulai Januari181817

Online

Saat ini ada 21 pengunjung yang online

Sindikasi