Javascript must be enabled in your browser to use this page.
Please enable Javascript under your Tools menu in your browser.
Once javascript is enabled Click here to go back to halalsehat.com
Advertisement

Login



lupa password? Belum Daftar? Daftar Baru!

Informasi

Selamat datang di situs halalsehat.com, situs ini ingin mendorong peneliti, produsen, distributor, konsumen, dan pemilik kebijakan untuk berkontribusi dalam mengembangnkan, memproduksi, mendistribusikan, dan menggunakan produk halal dan sehat. Kami siap melakukan sharing dan kerjasama dengan pihak-pihak terkait.

Komentar Terbaru

DAMPAK PERILAKU SEKS BEBAS BAGI KESEHATAN REMAJA *
:grin ;) 8) :p :roll :eek :upset :zzz :sigh :? :cry :( :x
22/02/10 07:46 Baca...
By sylvia dita anggraini

DAMPAK PERILAKU SEKS BEBAS BAGI KESEHATAN REMAJA *
BAGAIMANA CARA MENGANTISIPASI HAL YANG S
GIMANA CARA.A BYAR QTA GGA KAYAK GTU LAGI.. COZZZ. KDANG PNGN TOLAK TPI GA BSA AL.A MANUSIA ITU GA...
14/02/10 13:19 Baca...
By ACUNG

Menganalisa DNA Babi dalam Makanan
gliserin
Mohon info tentang gliserin dan produk- produk kosemtika yang mengandung gliserin. trimakasih :)
13/02/10 06:43 Baca...
By winda

Menganalisa DNA Babi dalam Makanan
produk haram dan syubhat di sekitar kita
tolong saya diberi info makanan ringan apa saja yang mengandung bahan kimia berbahaya termasuk aspar...
09/02/10 04:38 Baca...
By mira ar

DAMPAK PERILAKU SEKS BEBAS BAGI KESEHATAN REMAJA *
bagaimana cara menanggapi persoalan yg demikian? :)
08/02/10 07:51 Baca...
By erna wati

DAMPAK PERILAKU SEKS BEBAS BAGI KESEHATAN REMAJA *
dosa atau tidak
dosa ga klo orang ngelakuin kaya gitu??????? alasannya!!! apa memeng di larang agama??? :sigh :...
04/02/10 12:12 Baca...
By tiez

Peduli Keamanan Daging Kurban Buat halaman ini dlm format PDF Cetak halaman ini Kirim halaman ini ke teman via E-mail
Dipublikasikan oleh syarif   
Thursday, 26 November 2009
Oleh: Sucipto

PENYEMBELIHAN hewan kurban merupakan ibadah yang penuh makna. Dimensi ketuhanan dan kemanusiaan sangat diharapkan bisa muncul dari ibadah tersebut. Namun, selama ini masih sedikit yang peduli aspek kesejahteraan hewan, keamanan daging, dan distribusinya. Pra penyembelihan, kesehatan hewan kurban sering tak diperiksa, ditampung di ruang terbuka, panas dan hujan langsung. Saat penyembelihan, hewan dijatuhkan beramai-ramai tanpa perike­hewanan. Pasca penyembelihan, daging diletakkan dan dikemas ala kadarnya. Belum lagi keamanan bagi penerimanya. Sesuaikah itu dengan ajaran Tuhan?

Komentar | Favorit (27) | Kutip artikel | Hits: 177

Terakhir kali diperbaharui ( Saturday, 19 December 2009 )
Baca selengkapnya...
 
Beda Cuka dan Khamr Buat halaman ini dlm format PDF Cetak halaman ini Kirim halaman ini ke teman via E-mail
Dipublikasikan oleh syarif   
Sunday, 09 August 2009
Cuka telah lama dikenal. Bahkan di zaman Rasulullah Muhammad sekalipun, cuka telah dikenal. Zat berbentuk cair ini, digunakan sebagai temanmakanan . Pada saat itu, Rasulullah menggunakan sambal cuka untuk teman makan roti. Para juru masak juga menggunakannya sebagai pelengkapmakanan atau masakan.

Makin luasnya penggunaan cuka, membuat kita terkadang lalai mengenai status kehalalan cuka itu sendiri. Menurut Anton Apriyantono, Dosen Teknologi Pangan dan Gizi, Fakultas Teknologi Pertanian, IPB, jangan salah membedakan antara cuka dengan khamar.

Komentar | Favorit (75) | Kutip artikel | Hits: 483

Terakhir kali diperbaharui ( Sunday, 09 August 2009 )
Baca selengkapnya...
 
LABEL HALAL DAN DAYA SAING WARALABA Buat halaman ini dlm format PDF Cetak halaman ini Kirim halaman ini ke teman via E-mail
Dipublikasikan oleh syarif   
Tuesday, 26 May 2009
Oleh: Sucipto*
(*Peserta Program Doktor Teknologi Industri Pertanian IPB dan dosen Teknologi Industri Pertanian Universitas Brawijaya)

Di tengah gejolak krisis ekonomi, bisnis waralaba nasional (lokal) dituntut eksis dan berkembang. Waralaba menjadi salah satu pilihan investasi bagi korban PHK yang memiliki modal. Tentu hal ini sangat diharapkan bagi pebisnis waralaba.

Sejak terbitnya Peraturan Pemerintah (PP) No. 42 Tahun 2007 tentang Waralaba menggantikan PP serupa tahun 1997, pertumbuhan waralaba nasional cukup terpengaruh. Menurut Ketua Asosiasi Franchise Indonesia (AFI) Anang Sukandar, dari total 700 waralaba lokal yang beroperasi, hampir 600 di antaranya terkategori business opportunity atau semiwaralaba. Prediksinya tahun 2009 business opportunity tumbuh 10-15%, sementara waralaba hanya tumbuh 3%.

Dari aspek manajerial, banyak waralaba nasional yang belum memenuhi PP No. 42 Tahun 2007, terutama aspek keharusan adanya "bimbingan dalam bentuk pelatihan, penelitian dan pengembangan" dari pewaralaba (franchisor) ke terwaralaba (franchisee).

Komentar | Favorit (82) | Kutip artikel | Hits: 610

Terakhir kali diperbaharui ( Tuesday, 26 May 2009 )
Baca selengkapnya...
 
"Flu Babi", Cerita Lain dari Si Hewan Haram Buat halaman ini dlm format PDF Cetak halaman ini Kirim halaman ini ke teman via E-mail
Dipublikasikan oleh syarif   
Friday, 15 May 2009
 Babi, berita tentang hewan haram yang satu ini memang seperti tidak ada habisnya. Belum selesai dengan isu dendeng babi, abon babi hingga daging sapi oplosan babi kini muncul lagi kejadian yang lebih fenomenal yakni flu babi (Swine Flu). Persebaran jenis flu ini cukup mencengangkan, dalam satu bulan saja flu yang konon berasal dari Meksiko ini kini sudah merambah ke berbagai belahan dunia lain.

Komentar | Favorit (60) | Kutip artikel | Hits: 591

Terakhir kali diperbaharui ( Friday, 15 May 2009 )
Baca selengkapnya...
 
Indonesia Menjadi Pusat Halal Dunia? Buat halaman ini dlm format PDF Cetak halaman ini Kirim halaman ini ke teman via E-mail
Dipublikasikan oleh syarif   
Thursday, 11 December 2008

Sucipto
Mahasiswa Program Doktor Teknologi Industri Pertanian IPB & Staf Pengajar Jurusan Teknologi Industri Pertanian FTP Universitas Brawijaya.


Sebagai negara berpenduduk Muslim terbesar di dunia, produk dengan jaminan halal mestinya mudah didapat di Indonesia. Bahkan Mentan Anton Apriyantono di sela-sela The 2nd Indonesia International Halal Exhibition 3-6 Juli lalu menyatakan sudah selayaknya Indonesia menjadi  leader sebab konsumen Muslim kita terbesar sehingga produk-produk di Indonesia harus halal.

Namun, fakta berbicara lain. Misalnya, dari data Perkosmi (Persatuan Perusahaan Kosmetika Indonesia) jumlah perusahaan kosmetika dan toiletries di Indonesia berjumlah 744, tetapi menurut LPPOM MUI yang bersertifikat halal baru 23 perusahaan (3 persen). Artinya, 97 persen produk kosmetika yang beredar di pasaran tidak jelas kehalalnnya.

Dari Data BPS (2006), industri pangan skala  besar, sedang, kecil, dan rumah tangga sebanyak 1.209.172. Namun, menurut LPPOM MUI baru tersertifikasi halal 874 usaha (0.070 persen).Di sinilah RUU Jaminan Produk Halal (JPH) yang masuk program legislasi nasional (prolegnas) DPR menuai maknanya. Harapan umat Islam agar tenteram dengan mengonsumsi produk halal perlu didukung regulasi yang memadai mengenai mekanisme pemberian sertifikat bagi setiap produk. Untuk itu, MUI mendesak RUU JPH segera diselesaikan akhir 2008. "Kalau sudah rampung penerapan produk halal menjadi wajib, kalau saat ini sifatnya masih sukarela, " kata Ketua MUI H Amidhan.

Komentar | Favorit (84) | Kutip artikel | Hits: 689

Terakhir kali diperbaharui ( Friday, 15 May 2009 )
Baca selengkapnya...
 
<< Mulai < Sebelumnya 1 2 Selanjutnya > Akhir >>

Hasil 1 - 9 dari 17

admin

Haris
Sucipto

ShoutBox

This is not a Login form

Name:

Message:

Statistik Pengunjung

Hari Ini156
Kemarin495
Minggu Ini1137
Bulan Ini4572
Semua Mulai Januari181197